Thursday, January 3, 2008

Bible....

Membaca Alkitab itu...

1. Berguna untuk mengajar, menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. (2 Tim 3:16-17).

Alkitab memang berguna untuk mengajar, tapi kegunaannya itu TIDAK sebatas hanya sebagai doktrin; melainkan harus masuk ke dalam hati untuk melaksanakan tugasNya.

Study 2 Peter 1:2-8 to trace the progressive effect that the knowledge of God and His promises has upon the life of a believer.

2. Memberikan kita prioritas dan nilai yang baru, yaitu melepaskan kita dari pandangan duniawi. Memperbaharui pikiran kita dengan Firman Tuhan secara rutin (Roma 12:2), our thinking and behavior come more into conformity with God's view of significance, purpose, identity, and success.

Pengenalan akan nilai yang Allah ajarkan, akan membawa kita pada pemenuhan akan kebahagiaan, yang kontras dengan kefrustasian dan ketidak bahagiaan yang merupakan hasil dari mengejar nilai-nilai yang dunia ajarkan.

Lihat: Mzm 5:11; 16:5-8; 105:3-4; Yeremia 9:23-24; Matius 6:33; 2 Kor 4:16-18; Flp 1:21; Kol 1:10-12.

3. Membantu kita dalam menghadapi cobaan. Firman Tuhan menyediakan kita 2 macam obat, yaitu: korektif dan prefentif. Dia memberitahu kita jenis-jenis godaan yang dapat kita hadapi (Ams 4:10-27; 5:1-23; 1 Yoh 2:15-16), memberitahukan kita proses godaan (Yak 1:12-17), dan menunjukan kita bagaimana menghadapai godaan (1 Kor 10:13; Ef 6: 10-18)

4. Memberikan kita arahan dalam memberikan keputusan. (Mzm 119:105; Ams 1:2-5; Yak 1:5).

5. Memberikan kita pengenalan akan Allah. Alkitab juga berisi tentang rencana, karakter, pikiran, kasih, dan keinginan dari Pencipta kita.

Semua, kecuali 3 ayat dalam Mzm 119 berisi tentang referensi dari Firman Tuhan (variously referred to as God's laws, decrees, precepts, promises, testimonies, statutes, judgments, ordinances, commands, and words). Bacalah mazmur ini dan catatlah setiap efek yang berguna dari membina hubungan dengan Tuhan.

6. Memberikan kita pengenalan akan diri kita sendiri. "Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi, dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita." (Ibr 4:12.

Alkitab akan memotong "topeng" yang kita pakai dan akan menunjukkan secara jelas motivasi rahasia kita dan rencana kita(cf. 1 Sam 16:7). Seiring kita membaca Alkitab, ia akan menjadi cermin yang akan menunjukkan karakter kita sesungguhnya, membuka area yang fana, dan membawa kita keluar darinya (lihat Yakobus 1:21-25)